Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 71

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 71

Ritika dan Appy mengikuti, ketika Navya menegaskan bahwa dia ingin kembali ke rumah waktu itu . Renuka mengatakan kepada Meeta tentang kebenaran hubungan Anant dan Navya . Meeta kecewa dengan Navya dan Renuka karena kebohongan dan rahasia mereka .Meeta menegur Ritika dan Appy karena keterlibatan mereka dalam kebohongan Navya itu . dia menginterogasi Navya di depan teman-teman dan kakaknya Dadiji mengatakan bahwa Navya dan teman-temannya untuk tidak mengganggu tidurnya dengan banyak suara . Meeta melihat mobil Anant di depan komplek apartemen dan memutuskan untuk menghampirinya . Navya dan teman-temannya panik ketika mereka menyadari bahwa Meeta telah melihat dan menghampiri Anant . 

http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/sinopsis-cerita-navya-antv-episode-71.html
Ritika memanggil Ranbir untuk memperingatkan dia bahwa Meeta akan datang untuk menghampiri Anant . Anant mengusir ranbir dengan segera setelah dia melihat Meeta berjalan menuju mobil . Ranbir dijadikanalasan Anant untuk berada di sekitar rumah navya . Meeta memaksa melihat ponsel Navya dan ponsel teman-temannya itu .Meeta langsung memeriksa log panggilan dalam ponsel mereka .

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 71

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 70

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 70

Meta sangat kecewa dengan kebohongan dan rahasia yang dilakukan Navya padanya . Navya terus mencoba untuk meyakinkan Meeta bahwa ia tidak berubah . ia meyakinkan Meeta bahwa dia adalah Navya yang sama, Navya yang selalu mencintai keluarganya . Anant cemas tentang ketegangan hubungan antara Navya dan Meeta .Rama gugup ketika Mohan menunjukan tentang sekering listrik yang sengaja dia putus.Mohan mencaci Rama karna sudah mengkhianati kepercayaan Anant yang diberikan padanya. Itu semua karena Rama masih tak bisa untuk menerima bahwa Shagun dan Anant tidak bisa menikah. Anant memutuskan untuk memberitahu keluarganya tentang hubungannya dengan Navya .

http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/sinopsis-cerita-navya-antv-episode-70.html
Disatu sisi Meeta meminta Navya untuk menjauh dari Anant. dan Rama mengancam untuk memberitahu seluruh anggota keluarga tentang kisah cinta Anant itu , jika Mohan mengadukan kejahatan Rama menyabotase listrik kepada anggota keluarga .CERITA SELANJUTNYA NAVYA EPISODE 71

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 70

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 69

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 69

Episode 27 Januari 2015. Anant dan navya menikmati momen romantis diteras,dibawah sinar bulan yang indah. Rama menginstruksikan para tamu makan malam untuk tetap tinggal diruang tamu selama listrik padam. Ia menghentikan mohan yg mencoba menghubungi tukang listrik. Ranbir menelepon anant untuk memperingatkan dia bhwa keluarganya mencari dia. dia meminta anant dan navya untk bersembunyi di suatu tempat. Rama mulai menjalankan rencananya dengan mengajak semua orang keluar dan menunggu anant dan navya terjebak.
http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/sinopsis-cerita-navya-antv-episode-69.html
Navya merasa bersalah karena berbohong kepada ibunya. Dia memutuskan untk memberitahu meeta yg sebenarnya. Rama sangat jengkel krn rencananya untk menjebak dan menangkap basah anant dan navya gagal. Mohan curiga ketika tukang listrik memberitahunya bahwa seseorang telah sengaja menyabotase sekering untuk memotong arus listrik. Mohan sengaja mendengar percakapan rama dengan shagun di telepon. Navya memberanikan diri untuk memberitahu meeta kebenarannya namun pembicaraan mereka terganggu oleh deepak. Cerita Selanjutnya NAVYA EPISODE 70

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 69

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 68

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 68 

Mohan memperingatkan anant untk berhati-hati waktu makan malam. Renuka menyetujui anant mengajak navya pergi ke pestanya. dia membujuk navya untuk menghadiri pesta makan malam dirumah anant. Meeta bertanya-tanya mengapa navya sangat rapi hanya untuk mengunjungi renuka,lalu dia memberikan sesuatu pada navya untuk diberikan kepada renuka. Rama menyambut teman2 mohan dan anant dengan antusiasme palsu. Mohan malu dengan pertanyaan terang-terangan rama untuk teman2nya. Suganda mencoba untuk menghentikan omprakash dari perkumpulan anant dan teman-temannya. Mohan tidak nyaman ketika rama bertanya kepada teman-temannya tentang percintaannya ketika di kampus. Bua dadi dan omprakash tidak senang ketika shankar dayal meminta suganda untuk melayani makanan mereka dikamarnya agar tidak menganggu pesta makan malam.
http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/sinopsis-cerita-navya-antv-episode-68.html
Teman mohan yang menggoda rama dan menyampaikan cerita cinta mohan di kampus dulu. Meeta menelepon renuka untuk memeriksa navya. Anant tidak membiarkan navya meninggalkan dapur untuk bergabung dengan yang lain. Navya cemas ketika meeta menelepon dan bertanya tentang bayi renuka. Baca Selanjutnya NAVYA EPISODE 69

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 68

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 67

Sinopsis Cerita NAVYA ANTV Episode 67. Anant mengatakan pada renuka bahwa dia berharap untuk segera menikah setelah mereka lulus kuliah. Renuka menunjukkan pada navya,anant yang merupakan mahasiswa ambisius dan tidak bertanggung jawab yang tak bisa mengambil sikap ketika renuka meminta mereka untuk memutuskan hubungan atau datang membereskan masalah ini dengan memberitahu orang tua mereka mengenai cinta mereka. dia meminta anant untk menyatakan perasaan yang sebenarnya untk navya. Rama membuat menu untuk pesta makan malam yang dia persiapkan untuk teman-teman suaminya nanti. Anant semakin bersemangat setelah pertemuan nya dengan renuka
http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/sinopsis-cerita-navya-antv-episode-67.html
Ayah anant tak setuju dengan pesta makan malam yang dipersiapkan untuk teman2 mohan itu. Bua dadi marah ketika mohan meminta izin untuk mengundang teman2 anant dan nimisha juga untuk makan malam. Anant mengajak navya untuk datang ke pesta makan malam dirumahnya. Rama menceritakan pada shagun tentang makan malam yang diatur untuk anant dan teman2 mohan itu. Ritika dan appy heran jika mereka harus memperkenalkan diri mereka sebagai teman nimisha pada keluarga anant di pesta makan malam. Navya cemas ketika deepak menerima telepon dari renuka. Penasaran Cerita Selanjutnya Baca Navya Episode 68

Serial Jodha Akbar ANTV Episode 427

Serial Jodha Akbar ANTV Episode 427. Siang itu Salim dan Anarkali mendatangi dinding untuk mengikatkan tali suci mereka masing masing didinding tersebut, lagu Rabba is pyar mein pun terdengar, mereka berada pada sisi yang berseberangan, Anarkali mulai meninggalkan tempat tersebut, dia melihat bala tentara Mughal sedang memberikan hadiah untuk para fakir miskin beruapa pakaian dan makanan “Mengapa mereka ada disini ?” bathin Anarkali dalam hati, kemudian Anarkali bertanya pada salah satu prajurit, menurut prajurit tersebut bahwa hari ini adalah pernikahan Qutub, Anarkali sangat terkejut kemudian melihat ke dalam Dargah kembali “Qutub melangsungkan pernikahan disini ? seharusnya saya melihatnya untuk yang terakhir kali, tapi saya tak bisa menemuinya, dia tak datang menemuiku jadi saya tak akan menemuinya sekarang” namun kemudian Anarkali merenungkan kembali “Sebenarnya saya tak ingin datang ke acaranya, tapi Allah ingin saya bertemu dengannya, itulah mengapa Dia mengirim saya kesini, saya akan bertemu dengannya” kemudian Anarkali mendatangi tempat penyelenggaraan pernikahan dan melihat sang Imam bertanya pada pengantin pria untuk melangsungkan ijab qobul, sang pengantinpun mengangguk “Ya, saya terima dia menjadi istri saya” Anarkali terkejut melihat Qutub menikah didepan matanya, ijab qobul telah dilaksanakan, Qutub saat itu menggunakan bunga sehra yang menutupi wajahnya sehingga wajahnya tak terlihat, 

http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/serial-jodha-akbar-antv-episode-427.html
Anarkali langsung keluar dari tempat pernikahan tersebut dan menangis sejadi jadinya, Anarkali teringat bagaimana dulu dia bertemu dengan Qutub, bagaimana dia menyelematkan nyawanya, ketika mereka menghabiskan waktu berdua didalam hutan, Anarkali terus menangis, lagu Rabba is pyar mein kembali terdengar, Anarkali berdoa pada Allah “Ya Khudaa ketika saya akhirnya pergi menjauh dari Qutub, mengapa kau malah membuat saya melihat Qutub disini” tepat pada saat itu Jodha datang ketempat tersebut dan melihat Anarkali yang sedang menangis, kemudian Jodha meletakkan tangannya dibahu Anarkali, Anarkali menatap kearah Jodha dan dia mengingat bahwa itu adalah Jodha, Anarkali memberikan salam pada Jodha “Kenapa kau menangis ? saya tak tahu siapa kau tapi saya bisa melihat kau sedang menderita, kehidupan itu memiliki segalanya, kebahagiaan, kesedihan dan lain sebagainya begitu juga dengan penderitaan, kita tak seharusnya menyalahkan Tuhan untuk itu, disini banyak orang yang datang untuk berdoa pada Tuhan, kau juga harus berdoa dan penderitaanmu akan lenyap karena ketika kau berdoa dari hati yang paling dalam, Dargah tak akan mengecewakanmu, saya harap apapun yang kau harapkan, kau akan berdoa disini dan akan mendapatkannya” Jodha kemudian membelai wajah Anarkali dan memberikannya sebuah ladu kemudian berlalu dari sana. Saat itu Anarkali juga akan meninggalkan tempat tersebut tapi tiba tiba dia terkejut melihat Salim ada disana “Kalau Qutub ada disini lalu siapa itu tadi yang melangsungkan pernikahan ?” Anarkali terkejut ketika melihat Qutub yang asli yang sedang melangsungkan pernikahan dan Salim yang dianggapnya sebagai Qutub “Jadi Qutub (yang sebenarnya Salim) tak menikah dan itu Salim lah yang menikah, Mariam Uz Zamani memang benar, doanya akan dikabulkan disini, Anarkali langsung mendekati Salim dan memeluknya erat, Salim langsung terkejut dan marah lagu Rabba is pyar main pun terdengar kembali “Syukurlah saya bisa bertemu kau kembali, saya sangat takut ketika mendengar bahwa kau akan menikah tapi sekarang saya bahagia” Salim langsung mendorong Anarkali dan menatapnya marah “Ada apa Qutub ?” Anarkali terkejut dengan perlakuan Salim yang begitu kasar padanya “Jaga sikapmu !” , “Kenapa kau kasar sekali sama saya ?” tiba tiba salah satu prajurit bertanya pada Anarkali “Apa kau ini gadis yang nggak waras ? dia ini calon pewaris tahta kerajaan, pangeran Salim” , “Kamu tak tahu bagaimana caranya bersikap padanya !” Anarkali kaget “Dia ini Qutub temanku” , “Dia benar benar gadis yang nggak waras, memanggil saya Qutub !” saat itu Haidar datang kesana dan ikut mencampuri pembicaraan mereka “Kamu tak tahu bagaimana caranya bersikap !”, “Qutub, kau pasti hanya bercanda, kau ingat dulu kita sering ngobrol tentang keluarga kerajaan bahwa mereka tak punya sopan santun, mereka egois, saya tak suka dengan mereka, saya benci mereka, mereka emosian”, “Cukup !! kau memanggil calon pewaris tahta kerajaan pangeran Salim orang yang egois !” Anarkali melihat pakaian yang dikenakan oleh Salim dan Anarkali sangat kaget “Ini tak mungkin ! kau pasti bukan Salim” , “Kamu benar benar gila!” ujar Salim sambil menggeret Anarkali keluar dari sana, Haidar tersenyum sinis. Salim membawa Anarkali ke pojok ruangan “Ya ! saya ini pangeran Salim, pewaris tahta kerajaan, saya bisa menghukummu saat ini juga untuk membunuhmu tapi saya akan memberikan kesempatan padamu agar kau meninggalkan tempat ini !” Anarkali masih terkejut, sementara Haidar mendengarkan pembicaraan mereka “Jadi kau adalah pangeran Salim ?” , “Ya ! saya adalah Salim yang harus berpisah dari kedua orangtuanya karena kamu, saya adalah Salim yang sama yang diserang oleh para pengkhianat karena ayah kau juga seorang pengkhianat”, “Jadi kau berbohong sama aku” , “Kamu yang berbohong sama saya bahwa kau adalah Anarkali, saya tahu kenapa kau berbohong, kau tahu kalau saya tak suka pada seorang gadis yang menganggap saya adalah Salim pewaris tahta kerajaan jadi kau merubah identitasmu dan menunjukkan kalau kau tak suka pada keluarga kerajaan maka saya bisa menyukai kau !” , “Aku tak tahu kalau kau itu Salim”, “Ya mungkin saja tapi kenyataannya adalah saya benci Nadira ! kau adalah orang yang paling saya benci didunia ini !” Anarkali benar benar kaget, Salim mendekatkan Anarkali kearahnya “Kamu telah melukai saya ketika saya masih kecil dan menyakiti saya dimasa mudaku sekarang juga, saya tak tahu bagaimana saya bisa mencintai kamu, saya tak tahu mengapa saya suka padamu, saya pikir saya tertarik padamu makanya saya mencintai kau tapi saya membenci kau ! kau bersandiwara seperti seorang putri untuk menarik aku” , “Aku tak tahu kalau kau adalah Salim” , “Tapi sekarang kau tahu kalau saya sangat membencimu ! saya bahkan akan menghabiskan kebencianku untuk gadis murahan seperti kau !” Salim kemudian mendorong Anarkali kedinding “Pergi kau dari sini ! pergiiiii !!!!” , “Meskipun kebencianku tak begitu murahnya, saya akan menghabiskannya untuk orang yang rendah seperti kamu, kau telah berbohong padaku, kau tak mengungkap indentitasmu yang sebenarnya, saya telah meninggalkan rumahku demi kamu, saya tak bisa menjadi siapa siapa yang saya inginkan, karena kau yang pertama kali mengubah namaku dan sekarang impianku” , Cuuukuppp ! karena kau kehidupanku hancur ! sejak masih anak anak saya sudah menderita, itu semua karena kau ! tapi cukup sudah sekarang giliranmu, saya akan menghukummu bahkan kau akan meminta kematianmu sendiri tapi kau tak akan bisa mati begitu saja, banyak orang mengatakan bahwa saya lahir untuk cinta tapi sejarah akan mencatat tentang kebencianku padamu !”

Sementara itu di tempat Shagnui Bai “Langit sepertinya menandakan akan segera turun hujan , ini bisa jadi hujan cinta atau hujan kebencian, sejarah akan melihat dua nama yang baru Salim dan Anarkali, hahahahahaha …. ” ujar Shagnui Bai sambil tertawa terbahak bahak sambil menatap langit

Salim dan Anarkali masih berada di Dargah. Mereka berdua meninggalkan tempat tersebut dengan arah yang berlawanan dengan kebencian di wajah mereka.

Dikamar Salim, Salim teringat kembali dengan pertemuannya dengan Anarkali barusan dan bagaimana ketika dulu masih anak anak ketika Anarkali mengeluh pada Jalal tentang Salim yang menyakiti Qadir dan bagaimana Salim mendapat hukuman, Salim melihat wajah Anarkali dicerminnya “Kenapa kau tak bisa pergi dari pikiranku ? saya benci kau !” Salim langsung memecahkan cermin tersebut dan mulai minum anggur, di mengingat kata kata Anarkali di Dargah “Tidaakkk !!! tidaaakkkk !!!!” Salim berteriak sekeras mungkin, Haidar langsung menemui Salim “Salim, kau baik baik saja ?” , “Aku ingin menghancurkan dia !” , “Gadis yang bernama Nadira itu ? saya sebagai saudaramu tau kalau kau sedang menderita” , “Aku sangat ingin menghancurkan gadis itu !” , “ Sebegitu bencinya kau padanya ? untuk apa saya kalau begitu ?” , “Aku ingin melihat dia merasakan penderitaan yang sama seperti yang saya lalui selama ini” , “Itu akan terjadi Salim” ujar Haidar sambil memberikan Salim minuman anggur lagi “Aku akan menghancurkan Nadira, jangan khawatir … serahkan semuanya padaku !” kemudian Salim meminum lagi “Aku tak ingin melihat wajahnya, agar dia tak seharusnya menunjukkan wajahnya pada semua orang !” , “Ini akan terjadi, Salim” ujar Haidar.  Sinopsis Jodha Akbar episode 428

Serial Jodha Akbar ANTV Episode 426

Serial Jodha Akbar ANTV Episode 426. Di halaman istana Agra, siang itu Salim menghentikan kompetisi pertarungan pedang antara Jodha dan Jalal, semuanya terkejut kemudian Salim melihat kearah tangan Jodha yang berdarah, Salim memegangnya “Panggil tabib sekarang juga !” perintah Salim, Jodha dan Jalal saling berpandang pandangan sambil tersenyum melihat tingkah anak mereka yang peduli pada ibunya “Apa yang ibu lakukan ? ibu bertarung tetapi  membahayakan nyawa ibu sendiri, ini hanya permainan bukan perang sungguhan dan pertarunganmu ini menyakiti dirimu sendiri, ibu tidak perlu bertarung seperti itu” , “Salim, ibu baik baik saja” kata Jodha, “Iyaa itu yang saya lihat” ujar Salim sambil mengobati luka ditangan Jodha, Jodha sangat terharu dengan perhatian anaknya, Salim kemudian memperban tangan Jodha, Jodha memandang kearah Jalal, Jalal juga membalas pandangan Jodha dan mereka sama sama tersenyum.
http://seputarberitanet.blogspot.com/2015/01/serial-jodha-akbar-antv-episode-426.html
Sementara itu dipasar, Anarkali mendatangi salah satu kios disana untuk menjual anting anting milik ibunya “Apakah kau mencurinya ?” tanya pedagang itu “Kamu pikir saya ini seorang pencuri, saya membutuhkan sesuatu makanya saya menjualnya” bela Anarkali, “Aku akan membelinya dengan harga yang murah dan hanya saya yang mau membeli benda ini karena semua orang tahu kalau kau itu anak perempuannya Rashid si pengkhianat jadi mereka tidak akan membelinya dari kau !” , ”Baiklah, belilah dengan harga murah” kemudian pedagang itu memberikan beberapa koin pada Anarkali dan mengambil anting anting Zil Bahar. Anarkali langsung membeli makanan dikedai makanan, tepat pada saat itu bala tentara kerajaan Mughal mendatangi pasar dan memberitahukan sebuah pengumuman bahwa teman Pangeran Salim yang bernama Qutub akan segera melangsungkan pernikahan pada hari Jumat nanti, Anarkali benar benar terkejut mendengarnya, ia teringat bagaimana dulu Salim mengatakan bahwa ini mungkin pertemuan mereka yang terakhir dan ia ingin mengatakan sesuatu pada Anarkali, “Qutub … teman Salim, ia itu Qutubku, ia akan menikah” tanpa sadar Anarkali menjatuhkan makanan yang dibawanya ketanah, seorang perempuan mendekatinya “Nona, makananmu jatuh ketanah” kata perempuan itu sambil memunguti makanan Anarkali dan menyerahkan padanya, perempuan itu mengenali Anarkali sebagai Nadira ”Kamu Nadira ?” , “Sakina ?” ternyata perempuan itu Sakina teman masa kecil Anarkali dulu, mereka pun saling berpelukan satu sama lain.

Sementara itu diistana Mughal, Jalal dan Jodha sedang berada dikamar Jodha, Jalal meminta Jodha untuk memberikan tangannya, kemudian Jalal mengobati luka Jodha dengan salep obat, Jodha tersenyum melihat ulah Jalal yang sangat perhatian padanya, Jodha tertawa kecil melihatnya “Yang Mulia, sepertinya kau yang terluka bukan aku, kenapa kau begitu tegang ?” tanya Jodha, “Setiap lukamu adalah penderitaanku, Ratu Jodha” , “Tapi sejujurnya luka ini memberikan saya kedamaian hari ini, jika seorang anak peduli pada ibunya dengan melihat luka ibunya maka seorang ibu pasti sangat bahagia, luka ini membuktikan bahwa Salim masih perhatian dengan kita, kau lihat kan bagaimana ia menegur saya tadi” kata Jodha, “Seberapa banyak kita bertengkar tetapi  ia sangat peduli pada kita, kau ingat kan dulu waktu ia masih kecil, ketika saya menyamar sebagai perampok dan menyerangmu kemudian Salim menyelamatkan kamu” ujar Jalal, “Iyaa … saya ingat, hal yang paling membahagiakan untuk orang tua adalah cinta dari anak anak mereka, saya selalu berdoa agar kita tetap bisa seperti ini” , “Hati hati dengan tanganmu Ratu Jodha” pinta Jalal khawatir, “Kamu lupa Yang Mulia, saya ini Rajvanshi” bela Jodha, “Apapun kau tetapi  kau tetap istriku dan kau harus mendengarkan aku” pinta Jalal, mereka berdua saling tersenyum kemudian Jalal memperban luka ditangan Jodha .

Anarkali akhirnya menceritakan semuanya ke Sakina, “Aku akan menghentikan Qutub dan akan menghentikan pernikahan ini” ujar Anarkali “Apa hakmu menghentikah pernikahan mereka ? apakah kau pernah mengatakan padanya bahwa kau mencintainya atau apakah ia mengatakan bahwa ia mencintai kau ?” tanya Sakinah.

sja 426Sementara itu ditempat Salim, “Aku harap kau bisa mengatakan padanya bahwa kau sangat mencintainya” pinta Qutub, “Lebih baik saya tidak menceritakan padanya, saya benci Nadira melebihi cintaku pada Anarkali, saya tidak dapat menghadapinya untuk ke kedua kalinya dengan menghabiskan seluruh hidupku bersamanya, sudahlah lupakan semua, selamat untuk pernikahanmu, Qutub” Salim langsung memeluk Qutub “Bahagiaku buat kau Qutub !” , “Tapi saya tidak, luka dihatimu itu membuat saya menderita” ujar Qutub, “Tidak semua cinta seseorang bisa terpenuhi” ujar Salim

Anarkali saat itu masih ngobrol dengan Sakinah, “Tidak semuanya ia katakan, tetapi  saya melihat cinta dimatanya, saya tahu bahwa pasti ada sebuah masalah” ujar Anarkali “Kamu bilang ia ingin mengatakan sesuatu padamu, mungkin ia ingin menceritakan padamu tentang pernikahannya saja, kalau ia mencintai kau kenapa ia tidak datang menemuimu, seseorang yang bisa menentang Raja untuk sebuah janjinya, tetapi  mengapa ia tidak bisa memenuhi janjinya padamu ? jika kau pergi menemuinya sekarang itu seperti kau akan dibodohi olej cinta, perasaan dan hatimu” kata Sakinah.

Kembali ke tempat Salim, Salim mengatakan pada Qutub “Aku pikir takdir sedang mentertawakan saya tetapi  saya bahagia bahwa kau akhirnya menikah” ujar Salim, “Seandainya saja ia bukan Nadira, harapan cintamu pasti akan terpenuhi” kata Qutub

Ditempat Anarkali “Cinta ini belumlah sempurna, saya tidak mengutuk Qutub, saya telah mencintainya jadi saya ingin ia bahagia tetapi  saya ingin bertemu dengannya sekarang, saya harap ia akan bahagia dengan pernikahannya nanti akan tetapi separuh perasaanku ini akan selalu berada dalam hidupku selamanya” kata Anarkali, ditempat Salim “Jika gadis itu muncul di depanku, saya akan menghancurkan kehidupannya !” ujar Salim dengan nada marah.

sja 426aKetika Anarkali sampai digerobak yang digunakan untuk tempat tinggal sementara oleh keluarganya, Anarkali melihat kepala ayahnya terluka dan tabib sedang mengobatinya “Nyawa Rashid sedang dalam bahaya, kita hanya bisa berdoa saja sekarang” kata tabib, “Ayah semua ini terjadi karena aku, kita seharusnya tidak perlu kesini” ujar Anarkali sedih, “Kami telah kesini demi kamu, sehingga kau bisa bertemu dengan Qutub, begitu kita bertemu dengan Qutub maka semuanya akan berakhir bahagia” ujar Zil Bahar, “Kita akan pergi setelah kondisi ayah membaik” kata Anarkali, tepat pada saat itu ada seorang ulama yang memperhatikan mereka dari kejauhan, kemudian ulama itu mendekati mereka “Nak, kau harus pergi ke Dargah, nona … untuk mendoakan kesembuhan ayahmu” ujar Ulama, Anarkai menyetujuinya.

Sementara itu Jalal dan seluruh keluarga kerajaan datang ke Dargah untuk berdoa, Jodha dan Jalal sedang mengikatkan tali suci ke didinding dan berdoa “Apa yang kau pinta dalam doamu, Ratu Jodha ?”tanya Jalal penasaran, “Kamu dulu Yang Mulia” , “Kenapa harus selalu saya yang pertama” Jalal balik bertanya “Baiklah kita katakan bersama sama” bujuk Jodha lalu mereka bersama sama mengatakan “Kita ingin Salim selalu bahagia” mereka berdua tertawa bersama, “Salim itu anak kita, darah kita mengalir didalam tubuhnya jadi kita berdua hanya menginginkan kebahagiaannya aja” ujar Jodha, saat itu Anarkali sudah sampai di Dargah semantara Jalal dan Jodha masih ngobrol tentang Salim “Aku bedoa untuk Salim agar selalu bahagia dan mendapatkan cinta, saya juga ingin kau dan Salim bisa saling ramah satu sama lain saling membagi hubungan kalian yang kuat sehingga tidak ada siapapun yang bisa mencampurinya” ujar Jodha, “Aku juga berharap demikian, Ratu Jodha” kata Jalal

Di upacara akad nikah Qutub, sang ulama bertanya pada Jalal “Apakah akad nikahnya bisa kita mulai sekarang, Yang Mulia Raja ?” Jalal mengangguk, maka akad nikah Qutubpun dimulai, tak berapa lama kemudian Salim meninggalkan tempat penyelenggaraan pernikahan tersebut, dari kejauhan Rukayah melihatnya dan langsung menghentikan langkahnya “Salim, kau mau kemana ?” , “Farhan berharap bisa datang ke pernikahan Qutub di Dargah, maka saya datang kesini untuk memenuhi keinginannya” ujar Salim, “Ya sudahlah cepatlah sana dan segera kembali” Salim mengangguk dari berlalu dari sana.

Sementara pada saat yang bersamaan Anarkali sedang berdoa Dargah, ia berdoa agar ayahnya diberi kekuatan, tidak melupakan keluarganya, selalu mendapat berkah yang melimpah, dan semoga ayahnya cepat sembuh. Sedangkan tak berapa lama kemudian Salim juga sudah ada disana dan berdoa juga tetapi  kedua mata mereka tertutup jadi mereka tidak bisa saling melihat satu sama lain. Lagu Rabba is pyar mein mulai terdengar. Anarkali sudah selesai berdoa dan mulai meninggalkan tempat tersebut, Salim juga melakukan hal yang sama dan saat itu mereka berdoa mengikatkan tali suci pada dinding, mereka berdua berlawan tempat sehingga tidak menyadari keberadaan masing masing . Cerita Selanjutnya Sinopsis Jodha Akbar episode 427